Wednesday, March 30, 2016

Jala-Jala: Memancing Pecinta Dimsum

Tahu Mal Taman Anggrek kan? Salah satu mal yang udah lama banget di Jakarta. Biar uda lama tapi tetep aja selalu ada toko-toko baru bermunculan. Terus apa hubungannya apa post kali ini? Gak ada sih sebenernya. Restoran Sari Laut Jala-Jala ini uda agak lama ada di mal ini. Posisinya di lantai basement dekat Hero, persis sebelahnya restoran Ta Wan. 

What's so good about this restaurant?
Pertama dan terutama --> harga = makanan. Sering kan kita makan di restoran yang cakep banget dekornya, cakep banget tampilan makanannya kalau difoto, tapi ternyata rasanya biasa aja dan porsinya yang cuman ngilik-ngilik gigi. Nah, semakin hari, gw semakin mengerti perut gw. Ternyata gw gak butuh yang menarik di mata, gw lebih butuh yang menarik di lidah, err.
 
Pangsit udang mayonaise
Enak banget. Kulitnya crispy, minyaknya gak bau, mayonaisenya gak berlebihan, isinya gurih. Pas dan cucok lah bo.

Baked rice
Siapa yang suka makan beginian di resto ehem? Jala-jala resto serves a better one. Porsinya tampak kecil awalnya, tapi ternyata banyak juga. Mungkin karena gw sebenernya gak suka sama konsep nasi dikejuin yah, jadi cepet enek. Tapi, kalau yang suka makan menu ini, kamu wajib coba. Bisa pilih yang atasnya ayam, sapi, dan masih banyak lagi (padahal gw lupa, gw bahkan lupa nama-nama menunya, sori yah blogger nanggung yah gini reviewnya) 

Xiao long bao
Salah satu menu yang diperhitungkan untuk menentukan apakah restoran itu caem atau gak dalam urusan per-dimsum-an. Ternyata gak kalah sama si koko Din Tai Fung, walaupun di sini xiao long baonya halal sih. Tapi kulitnya pas, gak pake bocor, kuah dalemnya juga enak gak terlalu asem. Enak deh, gak berapa mahal juga. 

Ada beberapa menu lain juga yang dipesan tapi gak sempat kefoto. Nyokap pesan bubur ikan. Porsinya besar, buburnya gurih (bukan gurih micin) gak perlu kecap asin lagi. Terus ada ceker ayam yang pedes asin manis kenyel gitu. Pas banget deh, sesuai selera gw. Ada juga ayam rebus 1/2 ekor yang harganya entah kenapa gak semahal resto lain. 

Kalau hari Minggu ada menu-menu Dimsum khusus. Restoran Jala-jala ini gw rasa sangat cocok buat kalian yang mau brunch yum cha yum cha gitu atau makan bareng keluarga juga pasti papa mama suka. Pelayanannya cepat, tapi kalau dapat meja/kursi yang di tengah-tengah itu jalanannya sempit jadi sering kesenggol orang jalan. Mendingan minta tempat yang di pojok-pojok.

Kunjungan ulang? Totally YES!

Monday, March 7, 2016

Sweet Hut: selamat datang dessert

Sebuah kafe yang awalnya buka di PIK, cabang dari induk aslinya di Malaysia, sekarang punya cabang juga di Mall Taman Anggrek. Gue yang udah 1 tahunan gak ke sana, akhirnya memutuskan untuk mampir setelah dibujuk-bujuk sama nyokap gue. Dan...yah begitulah nyokap, semangat air soda, dia yang ajak masuk, dia yang menyuruh gue yang menentukan menu yang akan dipesan. Awalnya emang lagi gak minat makan yang manis-manis tapi daripada nyokap mesen menu yang aneh-aneh untuk dirinya sendiri..jadilah gue memesankan menu handalan dari Sweet Hut. Pokoknya yang nomor 1 di menu lah hahaha.
H1: Fresh Mango Sago Pomelo Soup with Mango Ice-Cream and Coconut Pudding
idr 38rb
Berhubung hari itu potongan mangganya habis digantilah dengan longan. Gak papa sih cocok aja. Sopnya mangga, eskrimnya juga mangga, jadi kalau buahnya enggak mangga juga gpp, sudah cukup banyak mangga di mangkok ini. Oh ya, habis makan manis-manis pasti haus kan, ada free refill air putih ama teh tuh di pojokan.

Sweet Hut Taman Anggrek
Lantai GF blok E/39
seberang toko roti Francis

Monday, March 23, 2015

Hampir 1 bulan

Bulan lalu tanggal 23 februari gue masih ingat persis gue lagi di rumah memasukkan barang-barang printilan yang akan gue bawa ke tempat ini, ke BAJAWA, NTT
Setelah itu gue bolak balik ke kamar bokap untuk meratapi besarnya dan beratnya koper gue
Dan membayangkan apakah gue mampu mengangkat koper gue sendiri besok

Tapi ya akhirnya....semuanya bisa aja gitu
Menempuh hampir 4 jam perjalanan dengan pesawat (total dari jakarta - kupang - bajawa) blom termasuk transitnya di denpasar
Sampai di kota bajawa disambut gerimis hampir tiap hari
Tidak terlalu dingin udaranya
Kata orang- orang sih belum, nanti tunggu musim panas baru dinginnya menusuk-nusuk tulang

Sampai di bajawa, kami harus menunggu dan mencari rumah tinggal untuk bisa kami tempati setahun ke depan
Pada akhirnya kami dapat satu rumah baru buat kami tinggal
Rumah mama ona
Awalnya rasanya kosong, tapi pelan pelan rasanya seperti rumah sendiri, apalagi tinggalnya sama-sama temen2 yang seru

Apakah saya kangen rumah di tangerang sana?

Hemmm.....gue orang yang rasanya sih gak pernah kangen rumah saat sedang bepergian
Jadi sama seperti sekarang ini
Mungkin kadang kepengen makan kfc, kepengen makan ramen, kepengen makan bakut sayur asin, bahkan kadang gue ngebayangin warna cat tembok kamar gue, itu kangen bukan?

Mungkin kangen tapi tidak sampe homesick, gue blom kepengen pulang
Di pulau flores ini masih banyak yang mau gue lihat,masih banyak tanah yang belum gue injak
Semoga ada kesempatan

Tunggu postingan tempat2 wisata seru di bajawa

Friday, January 30, 2015

PK: Wrong Number


Lagi-lagi Bollywood ngeluarin film bagus. Film drama komedi yang mengangkat tema agama. Kalau belum liat trailernya (macem gue) pasti gak tau kalau nih film tentang agama pada awalnya. Idenya luar biasa. Kalau di sini film dengan tema agama, paling sering adalah cinta beda agama. Yang satu pasangannya muslim yang satu kristen. Dan begitulah konfliknya, yah seputar-putar itulah. Di awalnya konflik ini juga muncul, tapi.....jangan pikir bakal berhenti di situ aja, penonton diajak lebih jauh mengenal apa yang ada di balik semua agama, yaitu Tuhan. Ya, Tuhan kita semua. Gue yakin film ini seharusnya bisa membuka pikiran sebagian orang yang terkadang egois atau terlalu merasa benar dengan suatu ajaran sehingga melupakan inti yang terpenting dari ajaran-ajaran tersebut.

Spoiler:
Intinya yang lebih diangkat adalah mengenai pemuka agama yang seringkali mengarahkan kita bukan kepada Tuhan tapi kepada "Tuhan". Diceritakan di India sana ada seorang pemuka agama terkenal bernama Tapaswi. Ia hidup berkelimpahan di dalam kuil yang disebutnya sebagai rumah Tuhan, yang dibangun dari uang orang-orang yang datang berdoa di sana. PK, tiba-tiba merasa ada yang salah....begini dialog subtitlenya.

PK: Aku mengerti sekarang. Aku tahu seluruh rencananya. Tuan Tapaswi memanggil Tuhan, dia mengutip doa dan apapun itu, tapi semua panggilannya "salah sambung". Orang yang menjawab panggilannya juga sedang mempermainkannya. Kalau tidak bagaimana dia bisa mendapat remot kontrolku dari Dewa Siwa? Itu semacam.....mereka yang berbicara dengan Tuhan di dunia ini telah mengacaukan jaringan telekomunikasi. Semua panggilan jadi salah sambung. Aku berpikir...Kenapa Tuhan tak menjawab masalahku? Katanya (pemuka agama) untuk datang ke rumah-Nya harus berguling. Katakan..kita semua ini anak-anak Tuhan kan? Lalu ayah mana yang akan bilang pada anaknya: "Bergulinglah padaku dan semuanya akan beres." Pernahkah ayahmu bilang begini? "Nak bergulinglah padaku jika kau mau baju baru." Untuk apa menyiram susu pada batu dan memujanya?
Jaggu: PK, jika panggilannya benar, maka apa yang akan Tuhan katakan?

PK: Dia akan bilang, "Setiap hari jutaan anak jalanan kelaparan di Delhi. Biarkan mereka yang meminum susunya. Bagaimana mungkin aku yang minum?"

Spoiler tingkat dua:
Adegan paling klimaks adalah saat mereka talkshow PK vs Tapaswi. Plok plok plok men. Saya tulis yaa, biar kalau suatu hari gue buka- buka blog ini, gue bisa baca lagi hal bagus ini.

Tapaswi: Adakah dunia yang tidak punya Tuhan? Kenapa kau mati-matian ingin melukai perasaan orang lain? Ada yang tak punya makanan. Ada yang tak punya tempat tinggal. Mereka semua bahkan tidak punya tempat untuk berbincang. Setiap hari, berapa banyak orang yang bunuh diri? Kau tahu? Mengiris pergelangan tangan, gantung diri....kenapa? Karena mereka tak punya harapan. Jika ada Tuhan, yang menaruh tikka di dahinya, menaruh benang di tangannya, dan memberi mereka harapan untuk hidup, lalu mengapa kau menghapus harapan mereka? Dan jika kau sungguh ingin merenggut Tuhan dari hidup masyarakat, katakan, kau akan memberi mereka apa? Kau selalu bilang salah sambung, salah sambung, ya kan? Jadi sekarang katakanlah di sini, apa yang benar?

PK: Kau benar sekali Tuan Tapaswi. Ada satu masa ketika aku juga tidak bisa mendapatkan makanan. Aku tak punya tempat tinggal. Aku selalu menangis. Aku bahkan tidak punya teman. Aku hanya punya satu hal, Tuhan. Setiap hari aku berpikir, esok akan lebih baik. Tuhan akan memberiku jalan keluar. Aku sepakat. Bahwa dengan percaya Tuhan, seseorang punya harapan. Tapi, aku punya satu pertanyaan. Tuhan mana yang harus kupercayai? Kau selalu bilang bahwa hanya ada satu Tuhan. Menurutku tidak. Ada 2 Tuhan. Pertama, yang menciptakan kita semua. Dan yang kedua, yang diciptakan oleh orang sepertimu. Kita tak pernah tahu tentang Tuhan yang menciptakan kita. Tapi, Tuhan yang kau ciptakan itu, sama sepertimu, pembohong, suka berpura-pura, memberi harapan palsu. Menghormati orang kaya, mengabaikan rakyat miskin. Bahagia saat dipuji. Orang-orang takut bersuara. Pesanku sederhana. Tuhan yang menciptakan kita semua, percayalah pada-Nya. Dan Tuhan yang kau ciptakan, si kembaran itu, musnahkanlah. 

Tapaswi: Kau berbicara soal Tuhan kami dan menurutmu aku akan diam saja? Nak, kami akan melindungi Tuhan kami.

PK: Kau bisa melindungi Tuhan? Kau? Haha...dunia ini sangat kecil. Dunia ini sangat kecil dibandingkan alam semesta. Dan kau dengan duduk di dunia kecil ini, tempat ini, jalanan ini, mengatakan kalau kau ingin melindungi Tuhan yang menciptakan alam semesta? Dia tak butuh perlindungamu. Dia bisa melindungi diri-Nya sendiri. Hari ini salah satu temanku tewas karena berusaha membantuku. Hanya sepatunya yang tersisa. Berhentilah berpura-pura membela Tuhan. Atau di dunia ini....semua orang hanya akan tinggal sepatunya saja. 

Tapaswi: Seorang muslim meledakkan bom dan seorang pemuka agama hindu sedang duduk di sini mendengarkan pidatomu.

PK: Siapa hindu dan siapa yang muslim? Mana tandanya? Tunjukkan padaku. Perbedaan ini diciptakan oleh kalian, bukan Tuhan. Dan ini....adalah salah sambung paling berbahaya di dunia ini. Paling berbahaya.

So.........mari kita merenungkan hal ini masing-masing.
Bravo buat yang bikin film!

Friday, January 16, 2015

Wardah ChocoAholic Lip Palette

Salah satu item best buy. Harganya 60rb saja, ketimbang dibelikan satu lipstick, kalau beli lip palette ini kamu bisa dapet 8 warna plus kuasnya. Ukurannya pun cuma segede telapak tangan, ringan, desainnya simpel, gak tampak ringkih juga. Tapi memang kalau untuk pake sehari-hari kayaknya bikin bibir kering deh. Tapi kan kita punya lipbalm hehehehehe.



Favorit gue adalah nomor 3, 4, 8. Agak mirip-mirip sebenernya karena ruangan gak begitu terang dan foto tanpa flash. Yah, menurut gue, cukup setimpal lah harga dengan barang yang lo dapatkan. Silahkan mencoba :)

Tuesday, January 13, 2015

Monday, January 12, 2015