Wednesday, March 2, 2011

Review: Kaskus Hi-Five Rooftop Movie Night

yap maaf klo gw terlambat menge-post
minggu-minggu yang sibuk dengan SOCA dan bahan pelajaran yang menumpuk
tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. benar tidak?

Kaskus mengadakan serangkaian acara yang bernama KASKUS HI-FIVE
klo gw tidak salah ingat ada acara musik, film, art, perempuan, dan game2
nah yang tanggal 18-20 Februari kemarin adalah gilirannya FILM
kaskus mengusung nama "Rooftop Movie Night" yang bertempat di gedung parkir Taman Menteng Jakarta.

gw dan ade gw berkesempatan hadir di tanggal 20 februari
hari itu ada 2 film indie dari negara kita tercinta, Indonesia yang diputar, yakni CINtA dan Belkibolang
cukup membayar tiket seharga Rp 50.000,-
kita mendapatkan goodie bag, voucher gratis makanan dan minuman, popcorn gratis, dan pastinya pengalaman nonton film di atas gedung beratapkan langit kota Jakarta.




oke langsung ke review filmnya aja yah
CINtA
sutradara: Steven Facius Winata
Cast: Verdi Solaiman, Titi Sjuman, dll

film ini bercerita tentang kisah cinta beda agama dan etnis. A Su adalah seorang laki-laki beretnis Tionghoa, sementara kekasihnya adalah Siti seorang wanita muslim. Konflik muncul ketika A Su menyatakan ingin menikahi Siti. Bapaknya A Su yang juga seorang Tionghoa tulen, masih suka sembahyang leluhur, dan beranggapan bahwa kematian ibunya (A Su) adalah akibat dari orang-orang seperti Siti, yang bukan merupakan etnis minoritas seperti mereka. Begitu pula dengan keluarga Siti, yang sudah mempersiapkan calon suami bagi Siti,tentunya yang seagama, mapan, dan dari keluarga baik-baik.

ada beberapa dialog yang gw catet (bedeuh)
A Su: Kalau saya bukan Cina, bukan muslim, lalu saya apa? (dalam adegan A Su di depan rumah Siti, berbicara dengan bapaknya Siti)

A Su: Kenapa sih babi itu haram? (sambil motong2 daging babi, kyknya sih dia jualan nasi campur gitu)
Pegawai: Eee...klo menurut Allah sih...emm gimana yah....saya juga gak tau sih saya mah cuma ikut-ikutan saja. Yang lain bilang haram.
(kemudian si pegawai mencomot daging babi dan dimakan)
A Su: Lah???
Pegawai: Kan udah saya bilang, saya mah cuma ikut-ikutan saja.

Siti: Dalam hidup itu ada 3 kesempatan. Pertama untuk mencoba, kedua untuk memperbaiki, dan yang ketiga adalah kesempatan untuk mencoba kembali. Untuk memilih tidak akan pernah salah.

Jadi menurut gw film ini WAJIB ditonton! Film ini durasinya hanya sekitar setengah jam, tapi dari setengah jam tsb, film ini bercerita banyak sekali. Terutama mengenai hal diskriminasi yang masih ajah ada di jaman modern begini. Film ini secara eksplisit menggunakan kata-kata seperti Chokin (Cina), Fanpo, abu, sembahyang Chengbeng, yang biasanya hanya muncul dalam bisikan.

film kedua
Belkibolang (Belok Kiri Boleh Langsung)
Sutradara: Edwin, Wisnu Surya Pratama, Tumpal Tampubolon, Anggun Priambodo, Agung Sentausa, Ifa Isfansyah, Sidi Saleh, Azhar Lubis, Rico Marpaung

ini adalah film omnibus, short movie, totalnya ada 9 film pendek yang ikut serta dalam Belkibolang ini. Mari kita bahas satu persatu..Tarik napas dulu

1. Payung
adalah film pembuka Belkibolang. Film ini menceritakan tentang ojek payung, yang setia memayungi orang yang menggunakan jasa mereka. tanpa dialog, tapi dapet sekali, penasaran kan? makanya nonton

2. Percakapan Ini
menggunakan 2 cast yang pastinya sudah kita kenal, yaitu Marsha Timothy (sebagai perempuan yang tengah hamil) dan Desta (sebagai...err..tukang masak kali yah). Menurut gw film ini keren banget idenya. istilahnya cukup punya 1 tapi dapet durasi 2 kali lipat haha. yup film ini tuh pake alur kayak ngitung 1,2,3,4,5, klimaks, 5,4,3,2,1. heran gak lo? gila gw pikir ini kenapa dialognya diulang lagi (pas pengulangan pertama). apa mungkin flashback? ah tapi ternyata memang seperti itu filmnya. jadi diawali marsha timothy manjat tembok gedung untuk ngobrol ama desta, yang kemudian diakhir dengan ngobrol ama desta, dan manjat tembok gedung. smua dialognya sama...cuma dibalik urutannya, dan astaga dahsyatnya tetap nyambung jadi satu cerita. Sumpah gw ngakak, walaupun sebenernya gak ada adegan lucu di layar. Menurut gw film ini yang dapet tepok tangan paling keras. Idenya Cerdas. O ya gw juga inget kata-kata Desta di film ini:

"Pacar itu kayak TV. Kalo gak punya gimana gitu rasanya. Giliran punya jarang ditonton, kalau rusak ngeluh n marah2. Tapi besoknya udah beli yang baru"

3. Mamalia
haha ini film juga kocak sih, kaget ajah tiba2 tuh cewe nyingkap kaosnya haha. dan mas2 ojek itu pasti lebih kaget lagi karena tiba2 dapet kesempetan hahaa..tapi sayang si cewe ternyata penipu. si tukang ojek terbius oleh susu dan motornya pun melayang. canggih, yang kayak gini mungkin beneran ada, berdasarkan kisah nyata.

4. Planet Gajah
Bercerita tentang sepasang kekasih, yang pacaran udah cukup lama. Tapi gara2 suatu ramalan yang bilang si cowo bakal mati, si cewe jadi khawatiran. Sebenernya gak gitu ngerti kenapa judulnya planet gajah. Tapi gw suka tuh permainan di mana mereka duduk di bus tapi gak saling bercakap satu sama lain, pura-pura gak kenal.

5. Tokek
film yang disutradarai oleh Anggun Priambodo. Ketika ditanya sih, katanya film ini tercipta akibat adanya pemadaman listrik bergilir oleh PLN beberapa waktu lalu. Saat mati lampu itu, kita mengalami hal yang sama dengan tokoh di dalam film, yang mendengar pembicara tetangga sebelah, bahkan sampai hal2 yang sifatnya privat.

6. Peron
kisah tentang cowo yang tertarik sama cewe yang duduk di peron seberang ketika menunggu kereta. Si cowo saat itu sedang mendengar lagu menggunakan earphone, dia liat cewe di depannya seakan2 bergoyang2 mengikuti irama lagunya. Yang kemudian belakangan baru dia tahu adalah, si cewe bahkan tidak mampu mendengar, alias tuli.

7. 3ll4
cerita tentang kegiatan satu malam seorang pelacur. critanya dia mau pulang kampung gitu nemuin bapak dan emaknya. Tapi sebelum pulang dia kudu nyari duit buat ongkos pulangnya. yang kocak tuh ini

Tukang bebek goreng (temennya): dapet berapa (duit)?
Cewe: 50.000 mas
Tukang bebek: lah kok cuma 50rb
cewe: ya wong cuma karaoke doang

8. Roller Coaster
kalau di film tokek, anggun jadi sutradara, di sini dia tampil sebagai pemeran. rada gila sih. di sini critanya ada 1 cewe ama 1 cowo. Mereka tuh temenan dan tiba2 ajah kluar ide untuk main buka2an, tapi awalnya mata ditutup dulu trus mereka harus saling melucuti pakaian mereka ampe bener2 telanjang. haha mungkin ini kenapa judulnya roller coaster...karna bikin yang nonton dag dig dug haha. sumpah mereka berdua bener2 melucuti sampai tak bersisa.

9. Full Moon
film ini dibuka dengan adegan seorang supir taksi yang sedang mengendarai taksinya bersama sang istri yang ikut juga. critanya lagi ngejer setoran sambilan mau nunggu tahun baruan. Di film ini diceritakan si suami mau menceraikan istrinya, sementara si istri yang sepertinya sudah menyadari tetap menutup2inya, berusaha untuk biasa-biasa aja. ada adegan seperti ini.

(si sopir taksi turun, si istri duduk di kursi depan penumpang. si sopir membuka pintu samping istrinya, trus kemudian ngencingin pintunya)
Istri: loh kok mas, pipisnya kok di situ? emang penumpangnya gak kebauan?
Sopir: Penumpang itu duduknya di belakang.

dan diakhir film...ada suara si istri..."Mas lain kali jalan-jalan lagi yah, tapi aku duduknya di belakang"

Gimana mulai penasaran kan film2nya gimana?? haha...bagus kok. Di akhir film, para sutradara dan pemeran dipanggil maju ke depan. Dan keluarlah pertanyaan, kenapa judulnya Belkibolang?
Jawabnya: Karena ada anggapan bahwa yang kanan itu baik, yang kiri itu kurang baik. Hal-hal yang berbau ke-kiri2an dianggap buruk, tabu, dan tidak pantas. Makanya semua yang kiri yah monggo ajah, BOLEH LANGSUNG!
Dan ternyata ada kesamaan dari semua film pendek di atas. Smuanya bercerita di MALAM hari dengan 2 tokoh utama.

Selesai nonton film, ada penampilan White Shoes & The Couples Company
malam itu mereka memainkan lagu2 yang pernah menjadi soundtrack film seperti Sabda Alam, Bersandar, Senandung Maaf, Galih dan Ratna, dll. Hari itu mereka bawa pemain flute, makin ciamik deh penampilannya.


Secara keseluruhan menurut gw acara gini harus sering diadakan. Pas tanggal 20 itu agak sepi sih, tapi tetap sesuai lah dengan kapasitas tempat menonton yang disediakan. Sukses terus Kaskus! ditunggu acara2 berikutnya

Friday, February 18, 2011

18.02.2011

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan - Lukas 11: 9-10


Please Say Yes - Santamonica

Tuesday, February 15, 2011

Monday, February 14, 2011

Tuesday, February 8, 2011

MUGALL 2011


tanggal 05 februari 2011 lalu
gw dan ade gw dateng ke acaranya anak-anak FEUI, yaitu Music Gallery 2011
yang mengusung tema INDIEDECADE

dari temanya ketauan dong kalau yang main di sana adalah musisi indie Indonesia
ada banyak banget musisi yang main
ada Mocca, Pure Saturday, Leonardo, Gugun Blues Shelter, Santamonica, dan lain-lain

panitia berani masang harga 75rb (gile lebih mahal dari djaksphere)
menurut gw ini karena tempatnya yang di upper room dan juga dilihat dari daftar musisi yang main di sana, yang menurut gw gak sedikit
salut bisa bikin acara kayak gini

tapi sayang nih jadwal yang di stage 2 nya rada molor udah gitu checksound lama
jadinya bentrok deh ama jadwal yang stage 1
udah gitu MC di stage 2 juga sebenernya rada kurang, soalnya yang diungkit-ungkit cuman masalah "Masa kita gak keliatan sih, badan kita kan udah gede-gede gini"
mereka bahkan salah dalam melafalkan nama band yang akan tampil
band L'Aphalpha disebutnya begini Le-alfa-alfa
mbok yah dipelajari dulu gitu yah nama-nama band yang mau tampil
udah gitu pas Leonardo mau naik panggung
kan mereka tuh, dua MC yang harusnya memperkenalkan
tapi tau gak mereka ngomong apa
waktu itu ada crew-nya leo di panggung dan mereka bilang
"Mas-mas Leonardo yah?"
hanya itu yang mereka ulang-ulang
shit
gak ada deskripsi sama sekali tentang musisi yang mau tampil
gak ngerti, mereka itu bercanda apa bener-bener gak tau yang mana yang namanya Leonardo
haduh
jadinya garing kan tuh
padahal kan dari MC, penonton berharap bisa dapet info tentang musisi yang akan tampil
udah gitu katanya ada complain dari warga, karena stage 2 itu letaknya di parkiran kebuka gitu, jadinya berisik
akhirnya penampilan Leonardo dan L'Aphalpha pun di-cut
wah gila, gw dateng ke situ mau nonton Leonardo tampil
udah mereka dapet stage 2
mic mati di 2 lagu terakhir
di-cut pula
T_T

coba belajar dari djaksphere dulu pas di situ, stage 2-nya cuman sampe sore, sisanya di fokusin di stage 1 di dalem (yang jauh lebih megah dan adem)
soalnya kesian musisi yang harusnya bisa tampil bagus, jadinya gak bagus

yah tapi secara garis besar, hebat lah acara ini, karena memang musisi-musisi seperti mereka ini yang seharusnya berkembang dan lebih mendapat perhatian

*oh ya kali ini gw membawa kamera pinjeman jadi moga2 fotonya lebih bagus haha (sebenernya gak juga, karena ini kali pertama pake slr)


oke ini agak bingung pas make pertama, kok merah2 jadinya haha. o ya ini pas di stage 2

Santamonica di Stage 1



Susan Agiwitanto

LEONARDO RINGO



L'aphalpha

Mocca
yang ini tau dong siapa..... Endah N Rhesa

Monday, February 7, 2011

smoga hanya mimpi

kemaren ini gw jemputin ade gw yang TO di UMN.
Selesainya ada acara gitu di hall-nya dan gw ikutan masuk.
di sebelah gw duduklah Henrik temen ade gw.
dia tau2 ngomong begini: “Pi lo uda diceritain blom ma febri?”
gw:“cerita apaan?”
henrik: “gw mimpi lo mati, pi”
wah gila bener, gmana cara temen ade gw, yg ketemu aja jarang ma gw, bisa mimpiin gw, serem pula mimpinya
gw: “hah? yg bener lo?”
henrik: “beneran. gw mimpi nyokap lo bilang kalo anaknya tinggal 1, si sapi mati”

Astaga horor sekali bukan? untungnya saya tenang-tenang saja dan mungkin setelah menulis blog ini akan lebih mudah untuk melupakannya.

Wednesday, February 2, 2011

teman, sama?

Gw terinspirasi dengan tulisan Iga Massardi tentang persahabatan
dia sepertinya tidak percaya yang namanya sahabat

hahaha...

gak masalah sih, namanya juga pendapat
sama aja kayak agama, lu bebas untuk menentukan untuk percaya pada Tuhan yang mana

tapi menurut gw teman itu ada dan sahabat itu juga ada
yah mungkin sampai sekarang gw belum ketemu teman yang sampai pada taraf sahabat
tapi yang namanya teman dekat pasti ada
di kampus gw misalnya
gw punya temen seperjuangan
kita selalu duduk bareng kalau kuliah namanya Tria
gw temenan ma dia
sebenernya gw ma dia adalah dua orang yang jauh berbeda
beneran
Tria tuh suka banget nonton drama-drama Korea, denger2 lagu barat mellow2, denger penyanyi2 korea
sedangkan gw? ya taulah

gw inget lirik lagunya Leonardo yang bunyinya seperti ini
"You're my friend, you don't comprehend, you don't pretend"
dan gw setuju banget
sebagai temen sah ajah kok klo kita gak saling memahami satu sama lain
pertemanan itu kan jadi indah karena perbedaan
gw gak pernah tuh memaksakan diri untuk nonton drama2 korea yang Tria tonton
begitu juga Tria gak pernah denger2in band-band indie yang gw suka
dan gw berdua bisa ajah tuh temenan

Tuhan menciptakan kita semua bersaudara
dan Tuhan menciptakan kita masing-masing unik, punya kekurangan dan kelebihan
dan juga kesukaannya masing-masing
jadi tidak perlu sama toh untuk jadi saudara?

"In order to be irreplaceable one must always be different" - Coco Chanel