Hampir semua cewe kayaknya suka dengan hal-hal berbau DIY (bukan Daerah Istimewa Yogyakarta melainkan Do It Yourself). Terutama yang mudah murah dan jadinya indah hahahaha. Gak terkecuali gue. Gue juga suka kalau punya barang yang gak perlu beli dengan harga mahal. Walaupun bikinnya butuh perjuangan tapi pas jadi dan bisa dipakai, rasanya senang bukan main. Soo....silahkan lihat apa saja barang-barang DIY yang belum lama ini gue bikin. Baca selengkapnya :)
Showing posts with label iseng.. Show all posts
Showing posts with label iseng.. Show all posts
Sunday, October 12, 2014
Monday, August 4, 2014
Levitating Anywhere Anytime
Dulu mungkin kita sering nonton David Blaine, yah the famous street magician, doing levitation tricks on the sreet. Sampai sekarang gue masih belum ngerti sih gimana caranya dia hahaha, walaupun di acara magic lain yang ngungkapin rahasia magic sering dijelasin. Tapi, punyanya david blaine memang wow pada masanya. Dan.....we were in the mood of doing some levitation photographs too! Seru sekali, kadang sekali jepret dapet, kadang mesti latian dulu lompatnya mau gimana, kadang harus dicoba dari angle yang berbeda. Sebenarnya yang paling penting adalah konsep, beberapa blogger konsisten menampilkan foto levitation dengan konsep-konsep yang wah banget, semuanya berlatar tempat umum, stasiun kereta, semuanya dibuat seakan-akan, everybody's levitating. Yah terbang itu normal aja, so much fun!
Thursday, May 1, 2014
salah kira
Dia Tukimin. Seorang pria kelahiran Solo tahun 1962. Sudah lebih kurang 6 tahun lamanya merantau di ibukota. Sekarang ia bekerja sebagai tukang sapu di sebuah taman rekreasi di daerah Jakarta Utara.
Tukimin seringkali mendapat giliran tugas malam. Tidak menjadi masalah baginya, karena tak ada satu orang pun yang tinggal bersamanya, alias masih single. Lagipula kontrakannya persis di belakang tempat kerjanya ini.
Sudah tak asing lagi, pemandangan di taman rekreasi itu saat malam sangatlah indah. Banyak orang yang berjalan-jalan, duduk-duduk di bangku taman untuk melihat kelap kelip lampu dari berbagai sumber cahaya. Terkadang adapula yang bersedia tinggal lebih lama, memanfaatkan sisi gelap dari taman ini untuk menikmati waktu dan ruang di dalam mobil bersama pasangan. Ahahaha siapa sih yang tidak kenal dengan istilah "mobil goyang". Tukimin yang orang ndeso saja mengerti istilah ini.
Beberapa kali Tukimin menjadi saksi betapa dahsyatnya nafsu pasangan-pasangan tersebut. Dari yang muda muda, tua tua, tua dengan yang muda, bahkan yang sejenis pun pernah dilihat Tukimin samar-samar menembus kaca film mobil. Pintu yang dianggap cukup rapat pun tidak sanggup menahan teriakan dan erangan dari dalamnya. Dasar manusia manusia ibukota.
Malam ini giliran Tukimin harus menyapu jalanan taman rekreasi tersebut. Jam butut di tangan kirinya sudah menunjuk pukul 01 lewat 15 menit. Ada beberapa mobil yang masih terparkir di sana, tapi di sudut yang paling gelap hanya ada sebuah mobil sedan merah. Tukimin berkonsentrasi mengerjakan pekerjaan menyapunya. Samar-samar didengarnya suara erangan wanita dari dalam mobil sedan itu. Wah mulai panas pikir Tukimin. Namun, ia berusaha menghapus rasa penasarannya. Dilanjutkannya memasukkan daun-daun kering ke dalam karung. Dari sudut matanya ia bisa melihat mobil sedan itu mulai bergoyang, tampak tangan seseorang menempel dari dalam kaca mobil. Heboh juga pikir Tukimin. Ah sudahlah toh bukan urusan dia juga, tugas menyapunya sudah selesai. Sekarang waktunya ia menikmati kasur tipis di rumah kontrakannya.
Pukul 11.00 siang ia baru terbangun dari mimpinya dikejar-kejar bidadari berselendang kuning. Di depan rumah kontrakannya sedang ramai ibu-ibu dan sejumlah bapak berbincang tentang sesuatu. Kata bapak berkumis lebat, ditemukan mayat di taman rekreasi tadi pagi. Seorang perempuan mati ditikam berkali-kali. Pelaku adalah pacar korban sendiri. Diduga memiliki kelainan jiwa, ia sendiri bahkan yang mendatangi polisi dan menceritakan runut kejadiannya. Sang pacar ternyata mengaku hamil, lalu terjadilah cekcok di dalam mobil di taman rekreasi tersebut. Sang laki-laki merasa tidak perlu bertanggung jawab, sementara sang perempuan menuntut kepastian. Marah, ditikamnyalah perut sang kekasih dengan pisau lipat yang biasa ia kantongi. Menurut lelaki itu, kekasihnya berteriak-teriak kesakitan. Hal itu malah semakin menggelapkan matanya, ditikamnya lagi, semakin keras pula sang kekasih berteriak. Entah kerasukan setan apa sang lelaki menghujani kekasihnya dengan tikaman-tikaman berikutnya.
"Masa iya sih berani bener ngelakuinnya di tempat umum begitu. Gak takut ada yang ngeliat apa?" sahut ibu-ibu berdaster ungu.
"Min lu kagak denger nih min? Lu semalem kerja kan? Kagak ada yang aneh?"
Tukimin hanya berdiri mematung. Sayup-sayup teringat suara erangan wanita dari sedan merah semalam.
Tukimin seringkali mendapat giliran tugas malam. Tidak menjadi masalah baginya, karena tak ada satu orang pun yang tinggal bersamanya, alias masih single. Lagipula kontrakannya persis di belakang tempat kerjanya ini.
Sudah tak asing lagi, pemandangan di taman rekreasi itu saat malam sangatlah indah. Banyak orang yang berjalan-jalan, duduk-duduk di bangku taman untuk melihat kelap kelip lampu dari berbagai sumber cahaya. Terkadang adapula yang bersedia tinggal lebih lama, memanfaatkan sisi gelap dari taman ini untuk menikmati waktu dan ruang di dalam mobil bersama pasangan. Ahahaha siapa sih yang tidak kenal dengan istilah "mobil goyang". Tukimin yang orang ndeso saja mengerti istilah ini.
Beberapa kali Tukimin menjadi saksi betapa dahsyatnya nafsu pasangan-pasangan tersebut. Dari yang muda muda, tua tua, tua dengan yang muda, bahkan yang sejenis pun pernah dilihat Tukimin samar-samar menembus kaca film mobil. Pintu yang dianggap cukup rapat pun tidak sanggup menahan teriakan dan erangan dari dalamnya. Dasar manusia manusia ibukota.
Malam ini giliran Tukimin harus menyapu jalanan taman rekreasi tersebut. Jam butut di tangan kirinya sudah menunjuk pukul 01 lewat 15 menit. Ada beberapa mobil yang masih terparkir di sana, tapi di sudut yang paling gelap hanya ada sebuah mobil sedan merah. Tukimin berkonsentrasi mengerjakan pekerjaan menyapunya. Samar-samar didengarnya suara erangan wanita dari dalam mobil sedan itu. Wah mulai panas pikir Tukimin. Namun, ia berusaha menghapus rasa penasarannya. Dilanjutkannya memasukkan daun-daun kering ke dalam karung. Dari sudut matanya ia bisa melihat mobil sedan itu mulai bergoyang, tampak tangan seseorang menempel dari dalam kaca mobil. Heboh juga pikir Tukimin. Ah sudahlah toh bukan urusan dia juga, tugas menyapunya sudah selesai. Sekarang waktunya ia menikmati kasur tipis di rumah kontrakannya.
Pukul 11.00 siang ia baru terbangun dari mimpinya dikejar-kejar bidadari berselendang kuning. Di depan rumah kontrakannya sedang ramai ibu-ibu dan sejumlah bapak berbincang tentang sesuatu. Kata bapak berkumis lebat, ditemukan mayat di taman rekreasi tadi pagi. Seorang perempuan mati ditikam berkali-kali. Pelaku adalah pacar korban sendiri. Diduga memiliki kelainan jiwa, ia sendiri bahkan yang mendatangi polisi dan menceritakan runut kejadiannya. Sang pacar ternyata mengaku hamil, lalu terjadilah cekcok di dalam mobil di taman rekreasi tersebut. Sang laki-laki merasa tidak perlu bertanggung jawab, sementara sang perempuan menuntut kepastian. Marah, ditikamnyalah perut sang kekasih dengan pisau lipat yang biasa ia kantongi. Menurut lelaki itu, kekasihnya berteriak-teriak kesakitan. Hal itu malah semakin menggelapkan matanya, ditikamnya lagi, semakin keras pula sang kekasih berteriak. Entah kerasukan setan apa sang lelaki menghujani kekasihnya dengan tikaman-tikaman berikutnya.
"Masa iya sih berani bener ngelakuinnya di tempat umum begitu. Gak takut ada yang ngeliat apa?" sahut ibu-ibu berdaster ungu.
"Min lu kagak denger nih min? Lu semalem kerja kan? Kagak ada yang aneh?"
Tukimin hanya berdiri mematung. Sayup-sayup teringat suara erangan wanita dari sedan merah semalam.
Friday, January 24, 2014
rumah
Sekarang ijinkan aku bercerita tentang sebuah rumah
Di sana tinggal seorang pria dengan jam dinding kesayangannya
Jam yang selalu berbunyi setiap pukul 12 tepat sebanyak 12 kali
Hingga suatu hari pria ini membawa seorang wanita untuk tinggal di rumah itu sebagai istrinya
Wanita yang cantik bukan hanya penampilannya namun juga sifat dan sikapnya
Wanita itu senang sekali memasak, sang pria sangat mencintainya
Wanita itu memberikan sebuah jam tangan sebagai hadiah ulang tahun sang pria, sesuai dengan warna kesukaannya cokelat
Jam dinding iri melihat bagaimana sang pria mencintai sang wanita
Ia merasa dirinya tergantikan dan tak lagi penting
Dulu ia sering kali dilirik oleh sang pria.....mengingatkan waktu ia harus berangkat ke kantor.....memastikan ia tidak ketinggalan menonton siaran bola tim favoritnya....dan tentunya mengingatkan kapan sang pria harus beristirahat
Kini.... waktu tidaklah penting bagi sang pria.........yang senang menghabiskan setiap jamnya dengan wanita itu
Rasa iri yang ditimbun oleh jam dinding.......sudah sampai di ubun-ubun
Karena kekesalannya ia protes dengan berdentang setiap 1 jam 1 kali
Berhasil! Sang pria akhirnya meliriknya kembali
Sempat pula beberapa kali sang pria melirik bagian belakang si jam dinding, memutar mutar roda geriginya......lain waktu bahkan sang pria mengganti baterainya dwngan yang baru
Tapi....yang rusak bukan mesin jam dinding itu, yang rusak adalah hatinya
Jam dinding senang merasa diperhatikan sehingga ia semakin sering berdentang supaya semakin sering pula ia diperhatikan
Sang pria merasa sangat terganggu...tidak nyenyak ia tidur....tidak konsen ia mengerjakan tugas kantornya dan tak seru lagi menonton pertandingan bola yang tampil di layar
Karena kesal yang sudah sampai di ubun-ubun, sang pria menurunkan jam dinding itu kemudian ia mencabut baterainya lalu memasukkannya ke tempat sampah
"Jam itu sudah usang, saatnya membeli yang baru," ujar sang pria kepada istrinya
Tapi sang wanita tahu jam dinding ini sudah lama menemani sang suami
Terlebih lagi jam ini adalah benda terakhir yang dibeli istri pertama suaminya sebelum meninggal dunia
Diam-diam sang istri mengambil kembali jam dinding itu dari tempat sampah
Dibersihkan...lalu dimasukkan ke plastik bening
Sang istri membawanya ke dalam gudang meletakkannya di pojokan
"Sayang kalau dibuang, kamu kan bagian dari kenangan masa lalu suamiku, tidak apa-apa ditaruh saja di sini," pikir sang wanita demikian
Sedangkan si jam dinding masih saja benci perempuan itu.
"Dasar perempuan sialan!!!!" teriak si jam dinding
Hening
Di sana tinggal seorang pria dengan jam dinding kesayangannya
Jam yang selalu berbunyi setiap pukul 12 tepat sebanyak 12 kali
Hingga suatu hari pria ini membawa seorang wanita untuk tinggal di rumah itu sebagai istrinya
Wanita yang cantik bukan hanya penampilannya namun juga sifat dan sikapnya
Wanita itu senang sekali memasak, sang pria sangat mencintainya
Wanita itu memberikan sebuah jam tangan sebagai hadiah ulang tahun sang pria, sesuai dengan warna kesukaannya cokelat
Jam dinding iri melihat bagaimana sang pria mencintai sang wanita
Ia merasa dirinya tergantikan dan tak lagi penting
Dulu ia sering kali dilirik oleh sang pria.....mengingatkan waktu ia harus berangkat ke kantor.....memastikan ia tidak ketinggalan menonton siaran bola tim favoritnya....dan tentunya mengingatkan kapan sang pria harus beristirahat
Kini.... waktu tidaklah penting bagi sang pria.........yang senang menghabiskan setiap jamnya dengan wanita itu
Rasa iri yang ditimbun oleh jam dinding.......sudah sampai di ubun-ubun
Karena kekesalannya ia protes dengan berdentang setiap 1 jam 1 kali
Berhasil! Sang pria akhirnya meliriknya kembali
Sempat pula beberapa kali sang pria melirik bagian belakang si jam dinding, memutar mutar roda geriginya......lain waktu bahkan sang pria mengganti baterainya dwngan yang baru
Tapi....yang rusak bukan mesin jam dinding itu, yang rusak adalah hatinya
Jam dinding senang merasa diperhatikan sehingga ia semakin sering berdentang supaya semakin sering pula ia diperhatikan
Sang pria merasa sangat terganggu...tidak nyenyak ia tidur....tidak konsen ia mengerjakan tugas kantornya dan tak seru lagi menonton pertandingan bola yang tampil di layar
Karena kesal yang sudah sampai di ubun-ubun, sang pria menurunkan jam dinding itu kemudian ia mencabut baterainya lalu memasukkannya ke tempat sampah
"Jam itu sudah usang, saatnya membeli yang baru," ujar sang pria kepada istrinya
----------------------------------------------------------------------------------------
Terlebih lagi jam ini adalah benda terakhir yang dibeli istri pertama suaminya sebelum meninggal dunia
Diam-diam sang istri mengambil kembali jam dinding itu dari tempat sampah
Dibersihkan...lalu dimasukkan ke plastik bening
Sang istri membawanya ke dalam gudang meletakkannya di pojokan
"Sayang kalau dibuang, kamu kan bagian dari kenangan masa lalu suamiku, tidak apa-apa ditaruh saja di sini," pikir sang wanita demikian
Sedangkan si jam dinding masih saja benci perempuan itu.
"Dasar perempuan sialan!!!!" teriak si jam dinding
Hening
Sunday, September 22, 2013
Coffee 10: I'm wide awake
Mampir sejenak ke Coffee 10 yang ada di sebelah tempat pijat Nano Technology Pluit, sembari nunggu jadwal film Grown Ups 2. Tempatnya ketutupan sama gedung Mall Pluit Junction. Gw aja sempet ragu pas jalan kaki ke sini, mana yah, kok gak keliatan-keliatan hahaha. Ternyata tempatnya bener-bener nempel sebelahnya Nano. Gw sendiri cuman pernah 1-2 x ke Coffee 10 yang satunya lagi di pom bensin Pluit Village, waktu itu di sana sih rame banget yah, tempatnya juga agak-agak panas, gak gitu nyaman jadinya. Tapi yang di sini oke kok, tempatnya ada outdoor dan indoor. Kalau indoor adanya di lantai atas, ruangannya dibagi 3 gitu pake pembatas pintu kaca (gak ngerti apa alasannya). Tempatnya cukup luas, sofa-sofa banyak buat duduk-duduk santai.

Ice Blended Hazelnut. Rasa kopinya pait-pait getir, gw sih suka. Whipped creamnya enak. Manis :). Si cowo sih gak suka, katanya enakan gerai kopi yang satu lagi.
Let the game begin...LUDO!

\Gaya pemuda Indonesia


So...what do you prefer coffee lovers?
I....prefer this one. Haha
Sunday, September 8, 2013
retainer
Yang pernah pasang kawat gigi mungkin bisa nebak2 ini apa
Yoooi retainer
RETAINER
Penderitaan tiada akhir
Setelah gigi lo abis ditarik-tarikin pake karet di kawat besi, nyikatnya pun susah gak kira-kira
Lo masih harus nambah lagi pake retainer ini
Pas awal gw dikasih yang dari bahan plastik transparan
Sebenernya bisa dipake untuk aktivitas di siang hari tapi ribet, tiap kali makan harus lo copot
Dan jangan dipikir nyopotnya akan cantik-cantik aja gitu
bakalan sangat ber"liur"
Udah gitu sekalinya lo lupa pake, gigi lo akan mengubah posisinya sedemikian rupa sehingga saat lo mau pakai ni retainer lagi....mak jaaaang untuk masukinnya susah
Lo harus mempas-paskan, setelah masuk, beuhhhhh sakitnya sama kayak ngencengin karet tiap bulan itu
Apalagi pas pagi bangun tidur, gusi lo nyut nyut
Tapi positifnya sih, posisi gigi2 lo akan tetep bagus seperti habis lepas kawat gigi :)
Nah yang kedua ini, dikasih dokter gigi gw setelah insiden gw menjatohkan retainer plastik gw yang dulu ke selokan aer kamar mandi yang sebelumnya gw somplakin bagian gerahamnya (fyuh panjang)
Yang ini bentuk jadul dari retainer
Lebih gak sakut pakenya
Bisa dipake pagi, siang, sore, malem
Lebih gampang dicopotnya dan lebih awet daripada yang bahan plastik, tapi yah kalau gigi lo ada renggangnya, retainer ini cuman nahan supaya gigi gak bergerak maju, tapi gak menahan posisinya ke samping2nya
Hmpph masih harus pake retainer 1 tahun lagi...bagusnya juga untuk seterusnya hmmmphhh
Yoooi retainer
RETAINER
Penderitaan tiada akhir
Setelah gigi lo abis ditarik-tarikin pake karet di kawat besi, nyikatnya pun susah gak kira-kira
Lo masih harus nambah lagi pake retainer ini
Pas awal gw dikasih yang dari bahan plastik transparan
Sebenernya bisa dipake untuk aktivitas di siang hari tapi ribet, tiap kali makan harus lo copot
Dan jangan dipikir nyopotnya akan cantik-cantik aja gitu
bakalan sangat ber"liur"
Udah gitu sekalinya lo lupa pake, gigi lo akan mengubah posisinya sedemikian rupa sehingga saat lo mau pakai ni retainer lagi....mak jaaaang untuk masukinnya susah
Lo harus mempas-paskan, setelah masuk, beuhhhhh sakitnya sama kayak ngencengin karet tiap bulan itu
Apalagi pas pagi bangun tidur, gusi lo nyut nyut
Tapi positifnya sih, posisi gigi2 lo akan tetep bagus seperti habis lepas kawat gigi :)
Nah yang kedua ini, dikasih dokter gigi gw setelah insiden gw menjatohkan retainer plastik gw yang dulu ke selokan aer kamar mandi yang sebelumnya gw somplakin bagian gerahamnya (fyuh panjang)
Yang ini bentuk jadul dari retainer
Lebih gak sakut pakenya
Bisa dipake pagi, siang, sore, malem
Lebih gampang dicopotnya dan lebih awet daripada yang bahan plastik, tapi yah kalau gigi lo ada renggangnya, retainer ini cuman nahan supaya gigi gak bergerak maju, tapi gak menahan posisinya ke samping2nya
Hmpph masih harus pake retainer 1 tahun lagi...bagusnya juga untuk seterusnya hmmmphhh
Wednesday, August 28, 2013
random post: current favorite things
Line brush application. Bisa di download via google play market buat pengguna android. Dan free tentunya.
Gampang banget makenya. Gw gak jago gambar, tapi nyorat nyoret di sini enak, ada maacem2 pula brushnya, sangat mudah ngatur size dan opacity masing2 brush. Bisa insert photo as background jg, tapi gak nyediain sistem layer2an. Jadi dak bisa atur2 opacity background (kecuali mau repot nyimpen2 file berkali2 untuk ngedit backgroundnya dulu). Buat yang make gadget dengan stylus, mungkin bakalan lebih smooth gambarnya yah. Silahkan didownload aplikasi line brushnya, lalu mulailah berkreasi :)
Dan ini 2 hal yang gak boleh ketinggalan dipake sebelum tidur.
1. Born lippy lip balm rasa lychee dari The Body Shop
Adooooh saya jatuh cinta sama rasanya hahahaha. Gak pernah bosen makenya, bikin ketagihan, gak heran deh cepet abis. Bikin bibir lembab, tahan lama, gak lengket. Gak berwarna, cuman ada glitter2 gitu dikit. Worth to buy.
2. Aloe soothing night cream The Body Shop
Cocok buat kulit sensitif. Gak bikin jerawatan. Abis pake muka jadi kayak berminyak banget, makanya mending pake pas bener2 sebelum tidur, abis bersihin muka. Besok paginya, cring cring muka berasa lebih halus hahahaha. Yang ini awet sih makenya bisa berbulan-bulan.
Okeeee sekian dulu hari ini. Saya sudah diajak tidur. Mari menyelami mimpi sama - sama
Wednesday, May 1, 2013
cutey
ai ai it's been so long yahhh
maaf-maaf, baru kembali ke peradaban, sudah 2 minggu sih haha
tapi kemalasan memang mengalahkan segalanya
jadi, di post kali ini, gw mau ngasih unjuk betapa lucunya ade-ade bayi yang gw temuin selama siklus anak kemaren
dijamin Anda puas
maaf-maaf, baru kembali ke peradaban, sudah 2 minggu sih haha
tapi kemalasan memang mengalahkan segalanya
jadi, di post kali ini, gw mau ngasih unjuk betapa lucunya ade-ade bayi yang gw temuin selama siklus anak kemaren
dijamin Anda puas
meeeh, lucunya hakiki
liat yang tengah liat yang tengah!!!!! dia lucu banget liat jarinya.
liat gambar bayi-bayi sambil nyanyi2 teriak2 mengalahkan suara hujan deras di luar sana (bercanda)
oh my sleeping child the world is so wild but you build your own....paradise
gw doakan, semoga bayi-bayi di atas ini menjadi anak-anak yang sayang orang tuanya, tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang sehat, dan bahagia hidupnya. AMIN!
Saturday, January 26, 2013
jalan-jalan jogja (last part)
-Kiko Japanese Restaurant-
menu makanannya mirip-mirip sama hokben lah
tapi tempatnya Kiko Restaurant ini besar, bagus, bisa buat ngumpul rame-rame ama temen-temen
ada model booth, kursi biasa, atau mau lesehan (apa yah namanya? tatami yah?)
untuk soal rasa, yah gitu-gitu aja lah
lokasinya di Jalan Magelang dari GBI Aletheia (kiri jalan) masih lurus lagi 1 kman mungkin
parkirannya luas
-Bakso-
lupa namanya, ini dua bakso yang berbeda
yang pertama itu ada di Jalan Pakuningratan, sebrangnya Dagadu
enakkkkk, kuahnya pas, baksonya pas, sambelnya pas, dan yang bikin unik
di dalemnya ditambahin macem, gorengan gitu, bentuknya kayak irisan cakue kering, tapi rasanya mirip ayam tori2 (apa coba), itu loh ayam yang pop apasiih yang di hokben itu. ah lupa lah namanya
nah, bakso yang kedua itu, tempatnya ada lesehannya gitu, di terusannya jalan pakuningratan, jadi dari baso yang pertama (posisi kanan jalan) lurusssss terus, entar nemu pertigaan ke jalan besar, nah ni bakso posisinya pas di belokan, di kanan jalan
rame bener yang makan, selain jual bakso dia jual es teler juga
kalau yang ini, enaknya mienya, trus ada tahu gitu juga dipotong2, ada gorengannya juga
harganya? murahlah, lupa, dibawah ceban yang jelas
-Serafin-
namanya sama kayak TK gw dulu
pas gw lewatin sih emang belum buka
tapi gw sempet ngelongok ke dalem, ternyata cafe
dia pake garasi rumah gitu, gak begitu besar
tapi sepertinya nyaman dan akan bagus kalau malam
dan memang sepertinya oke setelah liat reviewnya di sini
mungkin lain waktu akan mampir
-Nanamia Pizzeria-
iiih, ini juga enak pizzanya
buat yang gak terlalu suka keju, menurut gw pizza di sini lebih minim rasa kejunya dibanding Il Mondo
di Nanamia lebih berasa tomatnya
untuk pastanya juga oke
cuman waktu itu, mungkin karena lagi malem natal dan ramai
jadinya banyak menu yang gak ada dan pizzanya keluarnya lama bangeeeettttt
lokasinya ada di Jalan Moses 13, sederetan itu resto semua
-Hot Meal-
tau pepper lunch? nah ini versi murah meriahnya
untuk porsinya cukup banyak, bikin kenyang
dan yang paling kocak adalah nama-nama menunya, liat aja dah sendiri
lokasinya ada di lantai paling bawah Ambarukmo plaza (deket eskalator carrefour)
-Cokelat Monggo-
bisa dibilang salah satu oleh-oleh khas jogja yah hahaha, selain berbagai merk bakpia itu
kemasan yang menarik, ada mas2nya di belakang :D
rasa gak gitu manis, potongan besar, puas lah apalagi kalau makannya gak bagi-bagi
-Chez Moi-
jual roti, cake, cokelat, mirip harvest tampilannya
di depannya dia pasang meja dan kursi putih dengan payung2 biar teduh
enak juga sepertinya untuk duduk-duduk
gw sih cuman beli tiramisu, kata anak-anak lumayan enak cake-cakenya
emmm....yah lumayan lah yah, tapi gw masih merindukan rasa tiramisu Clairmont huuuhuhuuu
beberapa cakenya ada yang overpriced menurut gw sih
-Gulali abang-abang-
kata siapa dia gak berhak masuk di postingan gw kali ini?
gulali ini selalu dapet tempat di setiap postingan gw
makanan jaman bocah nih
dan gak pernah lekang oleh waktu
setiap ada yang jual, pasti menggoda, "beli aku beli aku"
nemu satu penjual di deket dunkin donut Jalan Malioboro
untung beli, karena sepanjang sisa jalan, gak nemu lagi
goceng satunya, yang kecilan 4000

-El Bueno-
posisinya di Jalan Tentara Pelajar no.44 lumayan jauh juga, naik taksi mahal dari pusat kota
restorannya berkonsep resto mexico
menunya macem taco, nachos, emm yang di atas ini gambar tortilla kan yah?
yah so-so lah yah, gw sih gak gitu doyan rasanya
tapi temen-temen gw bilang lumayan
tempatnya mending pilih yang duduk gw rasa, soalnya tempat yang lesehannya rada gelap
kalau anda rabun senja bisa-bisa salah nyomot makanan temen anda
akhirnya tiba di bagian terakhir, "liputan" mini mengenai 5 minggu saya di kota Jogja
merindukan sekali, keramaian yang tidak begitu ramai
heningnya yang malam yang tidak benar-benar diam
kota yang minim mall dan bioskop
tapi tetap menawarkan berbagai pilihan destinasi di malam minggu
saya pasti ingin kembali ke sini, entah sebagai koas, sebagai turis, atau sebagai dokter mungkin?
Monday, January 21, 2013
dream...dream...dream...
Mimpi seharusnya bersayap.
Ia terbang melintasi langitmu.
Dan kamu mengikutinya, setapak demi setapak, meniti jejak.- Kuburan Mimpi
Mari sedikit bercerita mengenai mimpi, bukan punya saya.
Ini mimpi seorang pria.
Mari kita sunting sedikit, biar lebih seperti cerita dengan ejaan yang (dicoba) disempurnakan.
"Aku seperti dititipkan sebuah barang penting, yang berhubungan dengan nuklir kalau tidak salah ingat. Lalu aku naik motor, beberapa penjahat mengejarku. Pokoknya seru, penjahatnya mengejar pakai mobil. Aku masuk ke pasar-pasar. Sampai akhirnya aku terpojok dan bersembunyi di sebuah ruangan. Tapi kemudian mereka mengepung ruangan itu. Percaya atau tidak, beberapa dari penjahat itu adalah temanku sendiri. Aku merasa seperti dikhianati, tapi aku memiliih untuk tidak keluar dari persembunyian sampai akhirnya datang bala bantuan. Tiba-tiba setting mimpiku berubah, aku berada dalam suatu gudang besar. Aku ditolong oleh seseorang, seperti seorang negotiator. Tapi, begitu keluar gudang, dia ditembak sementara aku berhasil lolos. Aku berniat menolong orang yang menolong aku itu. Kemudian aku bersama-sama sekumpulan polisi berusaha melawan penjahat-penjahat yang ada, tapi jumlah kami kalah banyak. Saat kami di gudang, tiba-tiba JLEG! pintu gudangnya tertutup. Aku hanya bisa mendengar suara tembakan dan dari jendela ada cahaya-cahaya tembakan senjata api. Kayaknya mimpi aku ini bisa dijadikan film deh. Aku yang jadi aktornya biar lebih ngena. Sumpah, ketika pintu gudangnya tertutup, aku takut. Takut dikhianati lagi, terus aku ditembakin dari gudang. Tapi setelah aku tunggu-tunggu, aku gak ditembakin. Jadi aku kabur aja, di depan gudang itu ada kali, jadi aku naek perahu, macem James Bond aku. (oke, sori makin belakang makin ngaco bahasanya)"
di aslinya gak gini sih di bbmnya, bahaha
malah waktu dia bilang dia ditolong sama satu orang
gw jawabin, mau diculik, dijual ke mucikari
dibalesnya gini: "Enak aja, aku gak dijual, aku aset di mimpiku itu."
bisa diambil lagi tuh cincin emas kalau tau yang nerima begini
ampun pak ampun
Ia terbang melintasi langitmu.
Dan kamu mengikutinya, setapak demi setapak, meniti jejak.- Kuburan Mimpi
Mari sedikit bercerita mengenai mimpi, bukan punya saya.
Ini mimpi seorang pria.
Mari kita sunting sedikit, biar lebih seperti cerita dengan ejaan yang (dicoba) disempurnakan.
"Aku seperti dititipkan sebuah barang penting, yang berhubungan dengan nuklir kalau tidak salah ingat. Lalu aku naik motor, beberapa penjahat mengejarku. Pokoknya seru, penjahatnya mengejar pakai mobil. Aku masuk ke pasar-pasar. Sampai akhirnya aku terpojok dan bersembunyi di sebuah ruangan. Tapi kemudian mereka mengepung ruangan itu. Percaya atau tidak, beberapa dari penjahat itu adalah temanku sendiri. Aku merasa seperti dikhianati, tapi aku memiliih untuk tidak keluar dari persembunyian sampai akhirnya datang bala bantuan. Tiba-tiba setting mimpiku berubah, aku berada dalam suatu gudang besar. Aku ditolong oleh seseorang, seperti seorang negotiator. Tapi, begitu keluar gudang, dia ditembak sementara aku berhasil lolos. Aku berniat menolong orang yang menolong aku itu. Kemudian aku bersama-sama sekumpulan polisi berusaha melawan penjahat-penjahat yang ada, tapi jumlah kami kalah banyak. Saat kami di gudang, tiba-tiba JLEG! pintu gudangnya tertutup. Aku hanya bisa mendengar suara tembakan dan dari jendela ada cahaya-cahaya tembakan senjata api. Kayaknya mimpi aku ini bisa dijadikan film deh. Aku yang jadi aktornya biar lebih ngena. Sumpah, ketika pintu gudangnya tertutup, aku takut. Takut dikhianati lagi, terus aku ditembakin dari gudang. Tapi setelah aku tunggu-tunggu, aku gak ditembakin. Jadi aku kabur aja, di depan gudang itu ada kali, jadi aku naek perahu, macem James Bond aku. (oke, sori makin belakang makin ngaco bahasanya)"
di aslinya gak gini sih di bbmnya, bahaha
malah waktu dia bilang dia ditolong sama satu orang
gw jawabin, mau diculik, dijual ke mucikari
dibalesnya gini: "Enak aja, aku gak dijual, aku aset di mimpiku itu."
bisa diambil lagi tuh cincin emas kalau tau yang nerima begini
ampun pak ampun
Monday, December 17, 2012
mari membuka album lama
gara-gara suntuk ngerjain tugas
culdesac
akhirnya buka-buka folder dan nemu gambar-gambar lama
culdesac
akhirnya buka-buka folder dan nemu gambar-gambar lama
saya tak bisa mengambil bintang, makanya saya buat satu di kamar saya
this was me, used to be so thin at that time
short hair
longer
lucu deh, saya ketemu 3 foto dengan topi merah yang sama, dengan rambut yang berbeda
hahahahahahahaha
saya berubah setidaknya haha (menjawab post yang kemarin)
Wednesday, September 5, 2012
ma mama
tadi waktu makan malam
ade: "lo kalo pagi ngabsennya di twitter yah?" (maksud menyindir, absen kehadiran koas)
gw: "iya. emang kenape?" (meladeni sindiran)
ade: "gak ada kerjaan lo pagi-pagi, nganggur dasar"
nyokap: "kalau kelupaan nge-tweet gimana ce?"
pffffftttttt nahan kentut
Monday, August 20, 2012
twivortiare
yang di bawah ini gw ambil dari buku dengan judul yang sama dengan postingan gw, yaitu: TWIVORTIARE
isinya adalah tweets dari @alexandrarheaw tokoh dari novel karangan Ika Natassa
28 April 2012
This whole day fiasco: structuring Adrian's loan. Udah minum aspirin gue pagi-pagi. Didn't sleep until 2 AM last night.
For the past weeks, I've been receiving lots of mentions yang bilang a lot of you fall in love with Beno and want a husband like him.
Sampe ada yang nanya gue: nyari di mana lagi yang kayak gitu? ;)
Mengikuti nasihat si @winasoedarjo dulu, I just wanna say: it's impossible for us to find a perfect spouse if we model him/her...
...towards someone, atau toward our own sets of criteria.
The world just doesn't work that way. We're not God yang bisa bikin orang sempurna, sesuai dengan semua yang kita mau.
But we can try to find someone that just works. That when you and that someone are together, you both just work.
Despite all the hiccups and each other's shortcomings, imperfections, and flaws.
Banyak dari Beno yang mau gue ubah, sama seperti banyak dari gue yang pasti dia juga mau ubah.
Countless. Banyak banget.
Tapi terus, mau nunggu kami bisa mengubah each other dulu, according to our ideal mindset baru bisa nerima? Nggak, kan?
Terus, kalau emang kami berdua berubah sesuai yang diinginkan masing-masing, are we still the same person we both fall in love with?
So you know why you get the impression from my tweets that he is somewhat perfect? Because to me, he just works.
He and I work, despite our flaws and fights and all that.
Sure we;re making adjustments with each other as we go supaya bisa jalan hubungannya, tapi ada beberapa hal yang left unchanged dan memang harus di-accept aja.
Jadi nasihat gue buat lo semuanya: stop trying to find the perfect spouse according to your own ideal.
Just find someone who just works with you. That's all that matters.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
komen gw: oke deh tante :)
isinya adalah tweets dari @alexandrarheaw tokoh dari novel karangan Ika Natassa
28 April 2012
This whole day fiasco: structuring Adrian's loan. Udah minum aspirin gue pagi-pagi. Didn't sleep until 2 AM last night.
For the past weeks, I've been receiving lots of mentions yang bilang a lot of you fall in love with Beno and want a husband like him.
Sampe ada yang nanya gue: nyari di mana lagi yang kayak gitu? ;)
Mengikuti nasihat si @winasoedarjo dulu, I just wanna say: it's impossible for us to find a perfect spouse if we model him/her...
...towards someone, atau toward our own sets of criteria.
The world just doesn't work that way. We're not God yang bisa bikin orang sempurna, sesuai dengan semua yang kita mau.
But we can try to find someone that just works. That when you and that someone are together, you both just work.
Despite all the hiccups and each other's shortcomings, imperfections, and flaws.
Banyak dari Beno yang mau gue ubah, sama seperti banyak dari gue yang pasti dia juga mau ubah.
Countless. Banyak banget.
Tapi terus, mau nunggu kami bisa mengubah each other dulu, according to our ideal mindset baru bisa nerima? Nggak, kan?
Terus, kalau emang kami berdua berubah sesuai yang diinginkan masing-masing, are we still the same person we both fall in love with?
So you know why you get the impression from my tweets that he is somewhat perfect? Because to me, he just works.
He and I work, despite our flaws and fights and all that.
Sure we;re making adjustments with each other as we go supaya bisa jalan hubungannya, tapi ada beberapa hal yang left unchanged dan memang harus di-accept aja.
Jadi nasihat gue buat lo semuanya: stop trying to find the perfect spouse according to your own ideal.
Just find someone who just works with you. That's all that matters.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
komen gw: oke deh tante :)
Tuesday, August 7, 2012
review: port er house
lokasi resto ini ada di deretan begitu banyak restoran di ruko cordoba pantai indah kapuk
tempatnya gampang ditemuin kok, deretan long beach
sebenernya gak ada rencana makan di sini
gw berdua ama nyokap gw hanya coba-coba, teringat dengan reviewnya mereka di majalah go girl ditambah dengan "bingung mau makan apa". yaudah akhirnya nyoba masuk
dari luar aja atmosfernya udah oke banget
tempatnya luas, ada outdoor, indoor dua lantai (yang luas banget), dan bar
cocok rasanya buat yang pergi bareng pacar, bareng temen segeng, bareng keluarga juga
meja dan kursinya macem2, ada yang sofa cocok buat santai2, ada yang kursi putih cocok buat hidangan keluarga semiformal, ada kursi2 lucu lainnya deh, silahkan pilih mana yang kalian suka
gw dan nyokap waktu itu sih pilih duduk di dalem, berhubung di luar penuh dan kebanyakan diisi ama orang-orang yang pacaran + anak muda cekakak cekikik (bukan takut keganggu gwnya, gw takut gw ngiri haha, ntar kangen temen2)
wiiii....pas masuk ngelewatin etalase isi kue thousand layer....wajib pesen
duduk, dan gw mengagumi interior restoran ini, lightingnya pas, gak terlalu temaram, gak terlalu terang, langit-langit tinggi, dan pemilihan warna furnitur yang pas, membuat segala sesuatunya terlihat pas, membangun mood
saatnya memilihi menu.....kyaaa....cantik banget menunya
jujur aja gw bukan orang yang sangat gemar sekali untuk makan-makan di restoran seperti ini
karena kebanyakan yah..hanya beli suasana, sementara makanannya kadang-kadang yah biasa-biasa saja
berikut menu yang gw dan nyokap pesen:
sebenernya, pecel lele di pinggir jalan jauh lebih pas buat lidah gw, yah, tapi gak bisa dibandingin lah yah. sekali-sekali butuh juga makan di tempat kayak gini, buat cuci mata, dan yah itu....beli suasana (terutama kalau pergi bareng orang2 yang pas)
tempatnya gampang ditemuin kok, deretan long beach
sebenernya gak ada rencana makan di sini
gw berdua ama nyokap gw hanya coba-coba, teringat dengan reviewnya mereka di majalah go girl ditambah dengan "bingung mau makan apa". yaudah akhirnya nyoba masuk
dari luar aja atmosfernya udah oke banget
tempatnya luas, ada outdoor, indoor dua lantai (yang luas banget), dan bar
cocok rasanya buat yang pergi bareng pacar, bareng temen segeng, bareng keluarga juga
meja dan kursinya macem2, ada yang sofa cocok buat santai2, ada yang kursi putih cocok buat hidangan keluarga semiformal, ada kursi2 lucu lainnya deh, silahkan pilih mana yang kalian suka
gw dan nyokap waktu itu sih pilih duduk di dalem, berhubung di luar penuh dan kebanyakan diisi ama orang-orang yang pacaran + anak muda cekakak cekikik (bukan takut keganggu gwnya, gw takut gw ngiri haha, ntar kangen temen2)
wiiii....pas masuk ngelewatin etalase isi kue thousand layer....wajib pesen
duduk, dan gw mengagumi interior restoran ini, lightingnya pas, gak terlalu temaram, gak terlalu terang, langit-langit tinggi, dan pemilihan warna furnitur yang pas, membuat segala sesuatunya terlihat pas, membangun mood
saatnya memilihi menu.....kyaaa....cantik banget menunya
jujur aja gw bukan orang yang sangat gemar sekali untuk makan-makan di restoran seperti ini
karena kebanyakan yah..hanya beli suasana, sementara makanannya kadang-kadang yah biasa-biasa saja
berikut menu yang gw dan nyokap pesen:
baby back rib
grilled chicken
original thousand layers cake
earl grey tea
starfruit + strawberry juice (ga kefoto)
sebenernya, pecel lele di pinggir jalan jauh lebih pas buat lidah gw, yah, tapi gak bisa dibandingin lah yah. sekali-sekali butuh juga makan di tempat kayak gini, buat cuci mata, dan yah itu....beli suasana (terutama kalau pergi bareng orang2 yang pas)
bawa tas batik jogja, nyokap dengan tas monyet kecilnya, gw dengan wedges kuning yang gw cintai
















































